Tuesday, August 26, 2014

Menangislah Anakku Ayah Bangga Padamu

Ayahku keren. Liburan pekan kemaren ayah sempatkan main ke tempat ummi, yah kapan lagi Beliaulah tempat ayah meminta doa dan restu tentang apa saja, bukankah doa yang tidak tertolak adalah doa orang tua pada anaknya…? itulah yang saya serap dari para guru ayah.

Di rumah ummi yang jauh dari kesan berlebih-lebihan, dan lebih terkesan sederhana, yah mungkin inilah yang lebih mencerminkan hati dan pribadi seseorang, sebuah rumah kontrakan yang berukuran tidak lebih dari 200 meter persegi, dengan cat biru muda seperti warna telor asin, dengan pintu atau kusen yang dicat dengan warna coklat muda dan mungkin cenderung nyala, di depan agak samping tumbuh 3 (tiga) pohon papaya yang tidak sengaja di tanam, dan di bawahnya ada kran air. Teduh …? ya, setidaknya saat di rumah, tapi kalau sudah keluar rumah udara akan sangat panas menyengat, maklum karena wilayah ini adalah wilayah industry, tidak jauh dari sini banyak pabrik-pabrik menjamur, bahkan yang paling deket baru pembangunan sebuah pabrik peleburan baja yang di tentang habis-habisan oleh para warga.

Kedatangan ayah dengan memikul kerinduan akhirnya terlepas sudah, pas nyampe sana ummi sudah memasang senyum termaninsnya menyambut ayah dan keluarga. Akhirnya ngobrol lah ayah dengan ummi dan tidak ketinggalan istri tercinta sampai tidak terasa jam dinding nasih tahu kalo dah jam 1.30 pagi….hhuuuaahahhahah memang tidak terasa, lalu bagaimana dengan umar dan Zahra…? hehehhe Zahra dan umar juga ikut begadang, maklum mereka lagi asik ngobrol sama sepupu yang jarang ketemu, azzam, anak dari adik ayah.

Apa yang terjadi pas pagi harinya…? hehehhe nantikan kelanjutannya yah…… wah baru prolog kok dah panjang yah ….

thumbnail
Judul: Menangislah Anakku Ayah Bangga Padamu
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh

Artikel Terkait anak nangis, cerita, kisah, kisah ayah :

0 comments:

Post a Comment

 
Copyright © 2013. About - Sitemap - Contact - Privacy
Template Seo Elite oleh Bamz